Pemerintah Kabupaten Boltim Advertisment

Bupati Sachrul Lantik Pjs Sangadi Desa Modayag III

34

TAJUK BOLTIM – Untuk mengisi kekosongan pemerintahan di tingkat desa, Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto, S.Sos, M.Si, melantik Hariyanto Mamonto sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Sangadi Desa Modayag III, yang dilaksanakan di kantor desa Modayag III, Jumat (1/7/2022).

Pelantikan ini dilakukan karena Sangadi sebelumnya Hasan Elias, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Sangadi Desa Modayag III.

Bupati dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa pelantikan Pjs Sangadi Desa Modayag III terjadi tanpa direncanakan sebelumnya, karena dirinya baru mendapatkan informasi.

“Saya baru tahu ada surat pengunduran diri dari yang bersangkutan (Sangadi). Kata Kadis PMD, ada sangadi di Modayag yang mengundurkan diri, dan saya tidak tahu atas alasan apa,” kata Sachrul.

Maka untuk mengisi kekosongan tersebut kata Bupati, Pemerintah Daerah harus segera menunjuk Pjs Sangadi.

“Penjabat Sangadi harus segera di lantik, agar tidak terjadi kekosongan di tingkat desa agar pelayanan terhadap kepentingan masyarakat bisa terus dilakukan oleh Pemerintah Desa,” jelasnya.

Bupati juga menasihati Pjs Sangadi Desa Modayag III yang baru, dengan menekankan nilai kejujuran dalam setiap gerak langkah pemerintahannya nanti ketika memimpin desa.

“Pemimpin harus berkata jujur, bertindak jujur. Pemimpin harus bekerja dengan jujur dalam melayani masyarakatnya,” kata Bupati.

Selain itu, ia menegaskan dalam pemerintahan nanti tidak boleh sangadi mengutamakan keluarganya.

“Sebab, seorang pemimpin adalah pilihan tuhan maka harus adil, kerja sama dengan aparat dan perangkat, serta hormati orang tua yang ada di tengah masyarakat. Rajinlah bergaul dengan masyarakat dan memantau keadaan masyarakat,” pintanya.

Ia juga mengingatkan, semua pemimpin dalam jabatan apapun itu pasti ada yang suka, dan tidak suka dengan pemimpin tersebut, maka kedepannya pemimpin pasti akan banyak yang menyebarkan fitnah.

“Pemimpin itu selalu banyak menerima fitnah, resiko pemimpin itu disukai dan tidak disukai. Takdir seorang pemimpin disukai dan tidak disukai,” jelasnya.

Dalam akhir penyampaiannya, Bupati juga mengingatkan untuk selalu menjaga loyalitas, dengan Tri Marta ASN. Tentunya sikap loyal kepada pimpinan akan mendapatkan hadiah nantinya.

“Jabatan hari ini adalah ujian. Semoga bisa melewati maka akan ada promosi jabatan selanjutnya. Kepada masyarakat, tolong bantu Sangadi yang baru,” ucap Bupati.(*)